Repository
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Now showing 1 - 2 of 2
Recent Submissions
Item
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika Berbasis Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi dalam Mendukung Implementasi Deep Learning
(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-09-02) Yukwang Ferdian Sahara 222140014
Rendahnya kemampuan numerasi siswa menjadi salah satu dasar
dikembangkannya multimedia pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan multimedia pembelajaran matematika berbasis RME dalam
mendukung implementasi Deep Learning serta menguji kevalidan, kepraktisan, dan
keefektifannya. Multimedia ini dikembangkan pada materi bilangan bulat dengan
menyajikan masalah matematika kontekstual serta mendorong siswa mempelajari
materi secara mendalam.
Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan
model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE)
dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 16 Purworejo. Teknik
pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, angket, serta pemberian
soal tes kemampuan numerasi. Instrumen yang digunakan meliputi pedoman
wawancara, lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons siswa dan
guru, serta soal tes kemampuan numerasi berupa pretest dan posttest. Teknik
analisis data untuk mengukur kevalidan dan kepraktisan menggunakan skala yang
dikonversi ke dalam persentase, sedangkan keefektifan produk dianalisis
menggunakan uji N-Gain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan telah
sesuai dengan tahapan ADDIE dan memenuhi kriteria kelayakan. Berdasarkan uji
kevalidan, diperoleh skor 92% dari ahli materi dan 91% dari ahli media dengan
kategori valid. Aspek kepraktisan dinilai sangat baik dengan menunjukkan skor
84% pada uji terbatas, 83% pada uji luas berdasarkan respon siswa, serta 92%
berdasarkan respon guru. Aspek keefektifan terbukti dengan nilai N-Gain sebesar
0,582 yang dikategori kan sedang. Selain itu persentase keefektifan sebesar 58,2%
pada multimedia ini dapat dikategorikan sebagai cukup efektif. Dengan demikian,
multimedia pembelajaran matematika berbasis RME dinyatakan layak digunakan
untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa serta mendukung implementasi
Deep Learning
Item
Pengembangan E-modul interaktif berbasis discovery learning berbantuan kotobee terintegrasi liveworksheets untuk Meningkatkan Disposisi Matematis dan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Kelas XI SMA
(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-09-03) Nur Latifah Kurniawati 222140022
Rendahnya disposisi matematis dan pemahaman konsep siswa menjadi
salah satu dasar dikembangkannya media pembelajaran interaktif. Penelitian ini
bertujuan untuk mengembangkan e – modul interaktif berbantuan Kotobee berbasis
discovery learning terintegrasi Liveworksheets untuk meningkatkan disposisi
matematis dan kemampuan pemahaman konsep yang valid, praktis, dan efektif. EModul interaktif ini dikembangkan pada materi statistik bivariat kelas XI SMA.
Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan
model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Pada
tahap analisis dilakukan wawancara dengan guru matematika. Tahap desain
mencakup Menentukan materi pembelajaran, tujuan pembelajaran, aplikasi
penyusun modul yakni kotobee terintegrasi dengan website liveworksheets,
merancang struktur e – modul, serta aktivitas pembelajaran dan integrasi lkpd.
Tahap pengembangan meliputi penyusunan e-modul validasi ahli dan revisi. Tahap
implementasi diuji cobakan secara terbatas kepada 6 siswa kelas XI’4 dan uji coba
luas kepada 30 siswa kelas XI’3 SMA N 4 PURWOREJO. Tahap evaluasi
dilakukan melalui penyebaran angket kepraktisan dan analisis perbandingan nilai
pretest dan posttest. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket respon
siswa dan guru, serta lembar tes pretest dan posttest.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan telah
sesuai dengan tahapan ADDIE dan memenuhi kriteria kelayakan. Berdasarkan uji
kevalidan, diperoleh skor 75% dari ahli materi dengan kategori valid dan dan 93%
dari ahli media dengan kategori sangat valid. Aspek kepraktisan menunjukkan skor
86,74% pada uji terbatas, 81,47% pada uji luas berdasarkan respon siswa, serta
86,11% berdasarkan respon guru yang menandakan media praktis dan mudah
digunakan. Aspek keefektifan terlihat dari peningkatan rata-rata nilai siswa dari
pretest sebesar 31,23 menjadi posttest sebesar 78,13, dengan perolehan N-Gain
sebesar 0,6823 (kategori sedang) dan persentase keefektifan skala sikap disposisi
matematis sebesar 76% dengan kategori kuat. Peningkatan tersebut didukung oleh
penerapan karakteristik Discovery Learning yang disajikan secara interaktif dalam
e-modul. Dengan demikian, multimedia pembelajaran matematika berbasis
discovery learning dinyatakan layak untuk meningkatkan disposisi matematis dan
pemahaman konsep
Item
“Analisis Berpikir Kreatif Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Belajar Siswa SMP
(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-26) Octavia Eka Pratiwi 202140009
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif
matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan gaya
belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Kemampuan berpikir kreatif matematis
dianalisis berdasarkan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik purposive sampling. Angket gaya belajar diberikan kepada 25 siswa untuk
mengelompokkan gaya belajar. Selanjutnya, dipilih enam subjek berdasarkan hasil
tes dan wawancara hingga mencapai kejenuhan data, terdiri atas dua siswa visual,
dua siswa auditorial, dan dua siswa kinestetik. Analisis data menggunakan model
interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa visual mampu memenuhi
indikator fluency dan flexibility, tetapi belum optimal pada originality. Siswa
auditorial mampu menyampaikan gagasan secara verbal dengan lancar dan luwes,
tetapi belum konsisten pada originality dan elaboration. Siswa kinestetik
menunjukkan hasil bervariasi; sebagian mampu memenuhi keempat indikator,
sedangkan sebagian lainnya memenuhi fluency, flexibility, dan elaboration, tetapi
belum konsisten pada originality. Secara umum, originality menjadi indikator yang
paling banyak belum tercapai
Item
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa SMP Ditinjau dari SelfEfficacy siswa
(2026-08-20) Istiqomah Azzahro 212140046
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah
melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika yang
menekankan keterlibatan aktif siswa dalam menggali, mengeksplorasi, dan
merefleksikan konsep matematika melalui praktik budaya dengan konteks nyata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran inkuiri berbasis
etnomatematika memberikan kemampuan numerasi yang lebih baik daripada model
pembelajaran konvensional ditinjau dari self-efficacy siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi
eksperimen dan desain faktorial 2×2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas
VIII SMP Negeri 1 Kepil tahun 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa
yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel
menggunakan Teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji anava dua
jalan sel sama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan
model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika terhadap kemampuan numerasi
siswa (2) terdapat pengaruh yang signifikan self-efficacy terhadap kemampuan
numerasi siswa SMP, (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model
pembelajaran inkuiri dan self-efficacy terhadap kemampuan numerasi siswa SMP.
Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran dan
tingkat self-efficacy siswa masing-masing berpengaruh terhadap kemampuan numerasi
siswa, namun pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika belum menunjukkan
pengaruh yang berbeda terhadap kemampuan numerasi siswa berdasarkan tingkat selfefficacy. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika
dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa tidak dipengaruhi oleh tingkat selfefficacy siswa. Pada penelitian selanjutnya, peneliti disarankan melakukan observasi
kelas lebih lanjut, memperpanjang durasi perlakuan dengan menambah jumlah
pertemuan dalam penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika dan
menerapkan model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika pada jenjang
pendidikan yang berbeda, untuk memperoleh hasil belajar yang lebih maksimal.
Item
Eksplorasi Etnomatematika Pada Candi Arjuna Di Dieng Jawa Tengah
(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-09-01) Abdillah Ganzar Baraswara 202140052
Matematika sering dipandang sebagai ilmu yang abstrak, kaku, dan terpisah dari
kehidupan budaya masyarakat, padahal keduanya memiliki keterkaitan yang erat dan
dikenal dengan istilah etnomatematika. Etnomatematika merupakan kajian yang
menghubungkan konsep-konsep matematika dengan praktik budaya suatu masyarakat,
termasuk pada peninggalan arsitektur seperti candi. Candi Arjuna yang berada di Kompleks
Percandian Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah,
merupakan salah satu candi tertua peninggalan Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno yang
diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, dan diduga menyimpan berbagai unsur
matematis dalam struktur bangunannya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan konsep-konsep matematika yang terdapat pada bangunan Candi
Arjuna di Dieng, Jawa Tengah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
etnografi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer yang diperoleh langsung
dari Candi Arjuna dan Bapak Alif selaku budayawan Dieng, serta data sekunder berupa
dokumen dan gambar resmi Kompleks Percandian Arjuna. Pengumpulan data dilakukan
melalui tiga teknik, yaitu observasi partisipasi pasif, wawancara semi terstruktur dengan
budayawan Dieng, dan dokumentasi visual termasuk foto udara dari Google Earth. Data
yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan
Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data secara deskriptif naratif, dan
penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan
teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Candi Arjuna mengandung empat konsep
matematika utama yang tersusun secara sistematis, yaitu bangun datar (persegi, persegi
panjang, dan segitiga), bangun ruang (balok dan limas bersusun), unsur sudut (siku-siku,
lancip, dan tumpul), serta kedudukan dua garis (sejajar, berpotongan, tegak lurus, dan
berhimpit). Keempat konsep tersebut terkonfirmasi melalui triangulasi data dari observasi
lapangan, wawancara, dan dokumentasi visual. Temuan ini membuktikan bahwa
perancangan Candi Arjuna oleh masyarakat Mataram Kuno telah mempertimbangkan
prinsip-prinsip matematis, khususnya geometri, meskipun tidak disadari secara eksplisit
sebagai ilmu matematika formal. Penelitian ini merekomendasikan perluasan kajian pada
konsep matematika lain, penggunaan teknologi dokumentasi yang lebih canggih, pelibatan
narasumber yang lebih beragam, serta pemanfaatan hasil penelitian sebagai bahan ajar
matematika berbasis budaya lokal bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama